Matematika adalah bahasa
universalIlmu Pengetahuan. Ilmuwan Jepang bias berkomunikasi dengan Ilmuwan
Jerman dengan matematika, tidak perlu pakai Bahasa Inggris. Matematika juga
adalah “bahasa Tuhan” dalam menciptakan Alam semesta. Dan mempelajari
matematika dalam Al Qur’an itu sangat
menarik, terutama saat mengupas angka demi angka yang terdapat pada
kitab umat Muslim ini.
Dalam QS. Jin ayat 28 dijelaskan:
“ Tuhan menciptakan sesuatu dengan
hitungan telit.”
Sementara
itu, Ilmuwan Gaileo dalam salah satu ungkapannya menyatakan, “Matematika adalah
bahasa Tuhan ketika Dia menulis Alam semesta.”
Ayat
dan pernyataan itu, membuat kita ingin mencari tahu lebih dalam tentang
Matematika dalam Al Qur’an. Karena dalam QS. Az –Zumar ayat 9 dijelaskan: “……
Adalah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak
mengetahui? Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.”
Dalam
pandangan Al Qur’an, tidak ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan. Semuab
terjadi dengan “hitungan” baik dengan hukum-hukum alamyang telah dikenal
manusia maupun yang belum. Menarik, bukan?
Matematika
dalam Al Qur’an bukanlah sebuah kebetulan. Sebagai permulaan kajian Matematika
dalam Al Qur’an, sangat mulia jika kita memulainya dengan basmallah. Namun harus diingat, ini adalah kalimat Allah. Kalimat
yang sangat abadi dan mungkin paling sering diucapkan oleh ummat manusia. Mari
kita bahas Basmallah dari satu sudut
pandang sederhana, namun hasilnya luar biasa..
Bismillahi ar rahman ar
rahim
Bis,illah terdiri dari 4 kata dalam bahasa
Arab, yaitu:
1.
Bismi ( Dengan nama )
2.
Allah
3.
Ar Rahman ( Maha
pengasih dan )
4.
Ar Rahim (Maha
penyayang)
Dan terdiri dari 19 huruf hijaiyah.
Allah adalah symber Matematika. Ini
mematahkan teori ‘konspirasi’ di Vatikan, yang menyatakan bahwa Agama sangat
bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan (Dimana Matematika adalah Bahasa Unversal
dari ilmu Pengetahuan).
Menarik, kan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar